<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Sang Nabi</title>
	<atom:link href="http://jiwajuang.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jiwajuang.wordpress.com</link>
	<description>Corat-coret jari jemari yang nakal</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2009 10:46:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='jiwajuang.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/4cc8adad794e2832b4ef700e1bccda69?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Catatan Sang Nabi</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Cintaku tertinggal di Malaysia eh..di Tasik Malaya</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/11/11/cintaku-tertinggal-di-malaysia-eh-di-tasik-malaya/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/11/11/cintaku-tertinggal-di-malaysia-eh-di-tasik-malaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 10:46:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=480</guid>
		<description><![CDATA[perjalanan kali ini ku pilih memakai celana kolor yang agak panjang dikit (hampir menyentuh lutut) walaupun awalnya aku berniat pake celana kolor kesayangan yg lumayan jauh menggantung diatas lutut, pilihan penerbangan pun kali ini agak sedikit berkelas. tepat pukul 11.30 aku berangkat ke jkt dan 1,5jam berikutnya pesawat boeing 737 sdh landing dg sempurna di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=480&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-481" title="lrg-217-tasikmalaya-indonesia_01" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/11/lrg-217-tasikmalaya-indonesia_01.jpg?w=319&#038;h=218" alt="lrg-217-tasikmalaya-indonesia_01" width="319" height="218" />perjalanan kali ini ku pilih memakai celana kolor yang agak panjang dikit (hampir menyentuh lutut) walaupun awalnya aku berniat pake celana kolor kesayangan yg lumayan jauh menggantung diatas lutut, pilihan penerbangan pun kali ini agak sedikit berkelas. tepat pukul 11.30 aku berangkat ke jkt dan 1,5jam berikutnya pesawat boeing 737 sdh landing dg sempurna di bandara soekarno-hatta. Tas gendong dan kaos oblong sedikit memberi kesan santai dan familiar di lingkungan bandara yg penuh dg hiruk pikuk manusia. pelan tp pasti aku melangkah keluar bandara menuju antrian taxi dan bus bandara yg datang silih berganti, seperti dugaanku beberapa sopir taxi mulai mencecarku dg petanyaan dan ajakan &#8220;santai aja bos gw mo nyari makan dulu&#8221; begitu jawabku seolah sdh benar2 familiar dg suasana terminal 1b bandara soekarno-hatta, yg unik ada seorang bapak2 yg datang menghampiriku dan menunjukan sebuah benda dg tujuan menjualnya padaku dan aku yakin itu &#8216;tangkur buaya&#8217; mungkin si bapak itu fikir aku hidung belang yg suka jajan kali ya hahaha&#8230; Tangkur buaya ku lewatkan dg sebuah isyarat penolakan menggunakan telapak tangan, selanjutnya berhubung memang perut sdh menagih janji makan siang akhirnya langkahku terhenti di sebuah resto fast food aku lupa namanya tp posisinya tepat di samping pintu keluar terminal 1b, disitu ku pesan sekaleng cola dan sepiring siomay yg disajikan cukup modern dan sangat sedikit jauh lbh sdikit dari ukuran porsi makanku yg sebenarnya. harga yg dibayar utk itu semua senilai 35rb, sangat mahal utk ukuran siomay yg biasa ku beli di palangkaraya seharga 5rb. Tapi oke lah emang sdh hukumnya setiap makanan tradisional yg masuk resto pasti harganya jd berlipat-lipat.</p>
<p>Setelah tawar menawar dg sopir taxi &#8216;jakarta metro&#8217; akhirnya kami sepakat utk mematikan argo dan menuju lebak bulus dg harga &#8216;borongan&#8217; dan pukul 15.10 WIB aku baru bisa menjejakan kaki di terminal lebak bulus, setelah membayar peron di pintu masuk aku langsung menajamkan pandangan pada tulisan di loket, yg ku cari saat itu adalah bus jurusan banjar patroman akhirnya dg bantuan seorang pedagang asongan aku diantar ke loket bus Gapuraning Rahayu (GR) namun malang ternyata bus yg kumaksud baru berangkat sekitar jam 7 malam, seketika itu juga aku teringat kesepakatan awal dg perempuanku utk bertemu di tasik malaya, serta merta ku tanyakan pada penjaga loket &#8220;kalau ke tasik malaya ada gak bis yg langsung brangkat?&#8221; tanyaku dg penuh harap, &#8220;itu primajasa, naik aja langsung&#8221;jawab si penjaga loket sambil menunjuk bus yg sdh di isi penumpang. Singkat cerita aku langsung ambil posisi di dalam bus primajasa jurusan jkt &#8211; tasik malaya dan perjalanan panjangpun dimulai&#8230; <span id="more-480"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>30 menit sdh berlalu tp bus blm juga bergerak, tukang asongan sdh hilir mudik berganti-ganti naik ke bus yg ku tumpangi, dari mulai penjual kacang, rokok, gorengan, tahu sumedang, gehu, anggur (penjualnya sampai bersumpah bahwa anggurnya manis) ada juga ibu2 yg nawarin jasa penukaran uang pecahan 5000an dan 2000an, dan terakhir seorang bapak yg menjual alat pijit elektrik.</p>
<p>Rasa senang mulai menyelinap dibenakku saat bus bergerak keluar meninggalkan terminal, untuk meyakinkan bahwa bus yg ku tampangi benar2 menuju tasik malaya akupun bertanya pada penumpang lain yg duduk di sampingku ah&#8230;tenang rasanya setelah yakin bus yg ku tumpangi memang menuju tasik malaya. Sepanjang perjalanan mataku tertuju pada papan2 dan spanduk bertulisan, kufikir dg membaca beberapa papan petunjuk lalu lintas dan spanduk2 di warung aku bisa mendapatkan informasi posisiku saat itu hingga akhirnya mataku sampai pada tulisan &#8216;cileunyi&#8217; tidak lama kemudian &#8216;bandung&#8217; bus terus melaju hingga ku temukan papan bertuliskan &#8216;ciawi&#8217; menurut informasi ciawi ini sdh dekat ke tasik, dan yg paling ku tunggu2 adalah tulisan &#8216;rajapolah&#8217; &#8220;wah udah semakin deket nih&#8230; begitu fikirku&#8221;, sekitar pukul 8 aku menemukan tulisan besar &#8220;selamat datang di tasik malaya&#8221; hmmm&#8230; Ada sedikit rasa gugup yg datang tiba2 tapi rasa gugupku terlupakan oleh rasa sakit di dadaku karena batuk yg menyiksa sejak malam sebelum aku berangkat dan sepanjang perjalanan jkt-tasik. Bus primajasa menurunkan ku di depan pintu masuk terminal tasik malaya, hpku berdering suara perempuan yg sedari tadi terus menerus menghubungiku kembali menanyakan posisiku &#8220;aa dimana..???&#8221; begitu tanyanya dg lembut suara yg menyejukan. Sesampainya di dalam terminal ku lihat seorang laki2 berjalan menghampiriku dan di ikuti seorang perempuan yg aku yakin adalah perempuanku, kulihat senyumnya mengembang dari kejauhan dialah tujuan dari perjalanan panjangku ini, perempuan yg tdk pernah kutemui sebelumnya. Laki2 yg bersamanya menjabat tanganku dg hangat dan akupun yakin dia adalah teman baik dari perempuan disampingku, perempuan itu mencubit pipiku seraya berkata &#8220;..oh ini a aceng teh..&#8221; ini perlakuan paling menyenangkan yg ku temukan sepanjang perjalanan, diam2 aku merasakan kekuatan yg mengusir letihku tapi bagaimanapun perjalanan ku belum usai, Perjalanan masih hrs dilanjutkan menuju banjar patroman, kami memutuskan utk menggunakan angkutan umum, perjalanan kali ini terasa sangat singkat dan jauh lbh tenang meskipun sebenarnya sangat berisik oleh deru mesin yg berpadu dg suara pengamen dan seorang laki2 setengah baya yg melantunkan nasehat dlm bahasa sunda (intonasi dalam monolognya sangat mirip dalang wayang golek), namun semua itu sama sekali tidak mengganggu kami hingga akhirnya entah siapa yg memulai tanpa sadar jari jemari dan telapak tangan kami telah menyatu, entah apa yg difikirkan oleh para penumpang yg melihat kedekatan kami, yg jelas saat itu kami tdk merasakan kehadiran para penumpang lain. Perjalanan dua jam itu mengantarkanku sampai di terminal manganti dan ternyata perjalanan msh belum berakhir namun dua orang utusan orang tua perempuanku telah menjemput utk membawa kami kerumahnya, kali ini perjalanan berlangsung sekitar 1 jam hingga pada akhirnya saat jarum jam menunjukan angka 11 malam aku baru bisa duduk manis di rumahnya dan menikmati pepes ikan gurame yg dipadu dg sambal terasi dan pete goreng, malam itu rasa letihku terobati oleh hidangan makan malam dan pijatan tangan lembut perempuanku yg berlangsung hingga pukul 2 dini hari.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/480/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=480&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/11/11/cintaku-tertinggal-di-malaysia-eh-di-tasik-malaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/11/lrg-217-tasikmalaya-indonesia_01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lrg-217-tasikmalaya-indonesia_01</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEREMPUAN BERTATTO (PART III)</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/19/perempuan-bertatto-part-iii/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/19/perempuan-bertatto-part-iii/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 05:26:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[saya agak sedikit heran, kenapa kupu-kupu ? Kenapa bukan elang, naga, atau tengkorak seperti tatto yang sering saya lihat di lengan kawan-kawan saya yang ngakunya &#8216;pejantan tangguh&#8217; tidak dengan kupu-kupu, saya tidak pernah lihat ada &#8216;pejantan tangguh&#8217; yang pake tatto kupu-kupu, perempuan bertatto inipun menjelaskan ke saya sambil sesekali tertawa mendengar komentar-komentar saya di tengah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=475&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-476" title="qw" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/qw.jpeg?w=130&#038;h=98" alt="qw" width="130" height="98" />saya agak sedikit heran, kenapa kupu-kupu ? Kenapa bukan elang, naga, atau tengkorak seperti tatto yang sering saya lihat di lengan kawan-kawan saya yang ngakunya &#8216;pejantan tangguh&#8217; tidak dengan kupu-kupu, saya tidak pernah lihat ada &#8216;pejantan tangguh&#8217; yang pake tatto kupu-kupu, perempuan bertatto inipun menjelaskan ke saya sambil sesekali tertawa mendengar komentar-komentar saya di tengah penjelasannya tentang kupu-kupu, seperti ketika dia bilang kupu-kupu itu adalah hewan yang inspiratif, memberikan banyak inspirasi untuk mengenali laki-laki, saya berkomentar tentang statementnya yang ini, saya bilang &#8220;kupu-kupu juga bisa bikin orang jadi populer loh&#8221; lalu dia bengong dan nanya &#8220;kok bisa?&#8221; saya jawab &#8220;tuh. . .sindentosca kan populer gara-gara kupu-kupu, kepompong !!!&#8221; saya liat dia tertawa uaaahhh..tawanya ngangenin&#8230;</p>
<p>Menurut perempuan bertatto ini, lelaki tangguh seperti kupu-kupu. Ia lahir dengan ketiadaan, lemah namun proses alamiah lah yang mengajarinya hidup, proses ketika ia hanya se ekor ulat kecil yang tak punya sayap berubah menjadi mahluk dengan sayap penuh warna, ia memiliki sayap indah tanpa bantuan siapapun, sayapnya bukan warisan dari orang tua kupu-kupu apalagi dari kakek atau buyut kupu-kupu, sayapnya adalah hasil dari jerih payahnya bertahan dari ancaman burung dan serangga yang siap menghabisi saat ia berproses, sampai disini saya mulai konsentrasi penuh mendengarkan penjelasannya dan yang menarik dari pembicaraan saya dengan perempuan bertatto ini adalah pengetahuannya tentang kupu-kupu seolah ia adalah seorang peneliti kupu-kupu profesional, hal ini sempat saya tanyakan, &#8220;kamu tau banyak tentang kupu-kupu, belajar dimana&#8221; dia menjawab &#8220;aku yakin tuhan selalu memberikan perumpamaan yang baik dan yang buruk, dan perumpaman yang baik tentang laki-laki ya ku temukan di kupu-kupu&#8221; hmmmm&#8230;saya bergumam, mungkin ini yang membuat naluri saya berkobar untuk mengenalnya di depan ATM, dia pemikir yang melankolis tapi realistis, oke.. Kembali ke penjelasannya tentang kupu-kupu, masih menurut perempuan bertaring eh..maaf maksud saya bertatto ini, dia katakan dengan tegas, laki-laki tangguh itu harus berani mengepakan sayapnya tanpa ragu-ragu dan tanpa takut terjatuh &#8220;coba perhatikan kupu-kupu, ia tidak pernah belajar terbang tapi saat ia yakin sayapnya sudah kering dan siap untuk terbang maka ia mengepakan sayapnya..dan ia pun terbang perdana tanpa ragu apalagi takut ataupun minder karena banyaknya kupu-kupu lain yang lebih senior dalam hal terbang menerbang&#8221; jujur bagian yang ini benar-benar membuat saya terkagum-kagum dengan filosofinya tentang kupu-kupu tapi saya berusaha sebisa mungkin menyembunyikan kekaguman saya agar dia tidak ge&#8217;er, karena setau saya maaf ya ini setau saya loh. . . biasanya perempuan kalau sudah merasa dikagumi maka kwalitasnya akan menurun, pemikiranNya tidak lagi cemerlang, mungkin karena dia akan memposisikan diri seperti seleb didepan fans-Nya jadi yang muncul bukan lagi rasio (baca : logika) tapi ego (baca: kepentingan), kebetulan saya laki-laki yang benci perempuan &#8217;sok seleb&#8217; tapi saya yakin tidak semua perempuan punya sifat &#8217;sok seleb&#8217; kok <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ketika kepentingan sudah ikut campur dalam sebuah perbincangan maka yang akan muncul biasanya adalah riak-riak kebohongan, tapi tidak dengan perempuan bertatto ini, saya merasa dia sedang curhat, dia sedang memuntahkan kebenciannya pada &#8220;cicak&#8221; dan menumpahkan segala kekagumannya pada &#8220;kupu-kupu&#8221; dalam kasus ini saya merasa harus menjadi pendengar yang baik, karena tampak jelas dari sorot matanya yang seolah mengatakan &#8220;plisss dengerin saya&#8230;&#8221; dari sorot matanya juga saya merasa ada yang ia sembunyikan, ia menyembunyikan sesuatu dan belum PeDe untuk menceritakannya ke saya, bahkan saya berfikir ia sedang menyimpan luka hati yang dalam yang mengajarinya mengenal &#8220;cicak&#8221; dan &#8220;kupu-kupu&#8221;, yah..saya sadar kok kami baru kenal bahkan belum sampai 1 jam, jadi wajar saja kalau dia belum brani &#8220;buka-buka-an&#8221; didepan saya. &#8220;lalu apa keistimewaan lain dari kupu-kupu, mnurut kamu&#8221; begitu tanya saya mengorek asumsinya, dalam hati saya siapa tau suatu saat saya bisa jadi kupu-kupuNya..hehehehe&#8230; &#8220;kupu-kupu tidak bisa melihat dirinya tapi ia bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, beda dengan manusia, manusia justru cenderung melihat dirinya dulu baru mencari tempat yang sesuai dengannya, lihat saja kupu-kupu, dia ndak pernah milih-milih tempat yang sesuai dengan warna sayapnya, justru ia akan berusaha menyesuaikan warna sayapnya dengan tempat dimana ia hinggap&#8221; wah wah wah..bener seketika itu juga fikiran saya langsung lompat ke mahasiswa yang baru diwisuda dan dapat predikat sarjana, saya sering menyaksikan rata-rata mereka justru mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya bukan mencari ruang lain untuk belajar sesuatu yang baru, berbeda dengan kupu-kupu, Hmmmm..andai saja para sarjana itu bisa belajar dari kupu-kupu pasti bangsa ini sedikit bisa bernafas lega karena berkurangnya satu masalah bernama &#8220;pengangguran&#8221;. &#8220;ngomong-ngomong kamu punya tatto kupu-kupu nggakk&#8221; begitu tanya genit saya ke perempuan bertatto ini, dan dia menjawab &#8220;ada, tapi ditempat yang tersembunyi bukan untuk dipublikasikan seperti tatto cicak di kaki ku&#8221; saya melanjutkan pertanyaan genit tadi &#8220;boleh ndak kapan-kapan saya liat tatto kupu-kupu Mu&#8230;&#8221; . . .tobe continued. . .</p>
<p>Bolehkah saya melihat tatto kupu-kupu perempuan itu dan benarkah dia menyimpan luka hati yang dalam ? Ikuti terus ceritanya di &#8220;Perempuan bertatto part IV&#8221;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/475/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=475&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/19/perempuan-bertatto-part-iii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/qw.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">qw</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEREMPUAN BERTATTO (PART II)</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/19/perempuan-bertatto-part-ii/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/19/perempuan-bertatto-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 05:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=472</guid>
		<description><![CDATA[perempuan bertatto itu menghentikan langkahnya dan menatap saya tajam &#8220;wow tatapannya&#8221; begitu kata saya dalam hati, pelan tapi pasti tatapannya berubah seiring dengan senyumnya yang juga manis &#8220;saya juga punya KTP walaupun belum tentu saya cewek baik-baik&#8221; wah dia ngomong kawan. . . Suaranya juga ahh&#8230;, saya tersenyum mendengar komentarnya yang diplomatis seputar KTP, saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=472&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-473" title="images" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/images1.jpeg?w=137&#038;h=103" alt="images" width="137" height="103" />perempuan bertatto itu menghentikan langkahnya dan menatap saya tajam &#8220;wow tatapannya&#8221; begitu kata saya dalam hati, pelan tapi pasti tatapannya berubah seiring dengan senyumnya yang juga manis &#8220;saya juga punya KTP walaupun belum tentu saya cewek baik-baik&#8221; wah dia ngomong kawan. . . Suaranya juga ahh&#8230;, saya tersenyum mendengar komentarnya yang diplomatis seputar KTP, saya jadi agak serba salah, bingung mau gimana lagi, tapi bukan &#8220;sang nabi&#8221; namanya kalau nggak bisa melanjutkan yang sudah dimulai &#8220;enaknya kita ngobrol-ngobrol dulu mungkin dengan segelas poffertjes atau mungkin mocha float . . .?&#8221; begitu ucap saya basa basi, kebetulan tidak jauh dari tempat kami berdiri ada resto fastfood dan ada tulisan dua nama minuman yang saya sebutin tadi, jujur saya juga ndak tau apa itu poffertjes dan mocha float yg jelas saya liat di samping tulisan itu ada gambar gelas jadi saya fikir itu nama minuman. Si perempuan bertatto yang belum saya tau namanya itu menjawab &#8220;oke lah, tapi saya nggak bisa lama-lama loh ya..&#8221;, merasa dapat lampu hijau sayapun menjawab &#8220;tunggu bentar ya saya ambil uang dulu&#8221; eh gak disangka-sangka gak dinyana-nyana, dia bilang gini kawan&#8230;&#8221;udah santai saja, saya khan baru ambil uang, anggap saja kamu berhutang ke saya..&#8221; kami pun melangkah ke resto fastfood yang memang cuma beberapa langkah, setelah dia membayar pesanan kami, saya mengajak dia duduk di &#8217;smoking area&#8217;, &#8220;nama kamu siapa?&#8221; begitu tanya saya, dia pun menyebutkan nama dilanjutkan dengan kata &#8220;kamu ?&#8221; yang artinya menanyakan nama saya, saya pun sebutkan nama saya dan tentu bukan &#8220;sang nabi ellohim&#8221;, si perempuan bertatto ini bertanya lagi &#8220;kamu bukan teroris khan?&#8221; saya nggak tau dia dapat inspirasi darimana untuk pertanyaan itu, mungkin dari jenggot saya, atau mungkin dari berita pengboman JW mariott di TV tadi pagi, yang jelas saya menjawab se kenanya &#8220;hampir, saya hampir jadi teroris kalau tadi gagal kenalan sama kamu&#8221; mulai dari sini pembicaraan kami mencair, sampai tak terasa jarum jam sudah nunjukin angka 9, artinya gak terasa juga obrolan kami berlangsung lebih dari setengah jam, &#8220;sudah jam 9 nih, asik juga ya ngobrol sama kamu tapi aku sudah harus pulang&#8221; ucapnya, jujur saya agak berat meng&#8221;iya&#8221;kan nya, tapi oke lah saya fikir &#8220;kan masih ada hari lain&#8221; kami pun pulang.</p>
<p>Malam hari setelah pertemuan itu, saya hampir dibuat tidak bisa tidur, bukan ! Bukan karena saya jatuh cinta, tapi karena saya kefikiran pembicaraan kami yang singkat tentang tatto di kakinya, ya . . tatto cicak ! Lebih dari setengah jam saya dan dia larut dalam perbincangan seputar tatto cicak, singkat memang tapi penuh makna, cicak baginya adalah simbol lelaki lemah yang hanya bisa berdecak dari kejauhan, mengendap-endap untuk mendapatkan sesuatu dan melukai dirinya sendiri untuk menyelamatkan diri, persis seperti cicak, mengendap-endap. . . Kamu dan anda dan semua pembaca tau sendiri lah bagaimana cicak mencari mangsa, nongkrong di deket lampu pasang tampang &#8220;cool&#8221; seolah tidak punya niat jahat, tapi begitu mangsa mendekat hAp !!! lalu di tangkap. Melukai diri sendiri . . .? Saya yakin anda kamu dan semua pembaca pernah liat dong cicak yang memutuskan urat ekornya untuk mengecoh lawan saat terdesak??? Nah menurut perempuan bertatto yang saya kenal di ATM itu, lelaki lemah sering kali melakukan hal bodoh seperti cicak, kalau sudah kepepet ndak segen-segen melukai diri sendiri demi menyelamatkan diri dari pasangannya, celakanya lagi dalam kondisi seperti itu si pasangan &#8220;cicak&#8221; ini tidak sadar bahwa dia sedang berhadapan dengan pemangsa yang ganas. Predator !!! Nah ini lah alasan kenapa dia memasang tatto cicak di kaki, masih menurut perempuan bertatto, lelaki lemah seperti cicak memang tempatnya di kaki, ucapannya ini memancing pertanyaan, saat itu saya memang tidak kuasa menahan tanya &#8220;lalu kalau lelaki kuat menurut kamu simbolnya apa&#8230;?&#8221; dia menjawab dengan tegas &#8220;kupu-kupu !!!&#8221;</p>
<p>seperti apa filosofi kupu-kupu dalam mewakili sifat-sifat lelaki yang kuat menurut perempuan bertatto ini, dan apakah dia juga memasang tatto kupu-kupu di bagian tubuhnya yang lain, dan apakah juga saya bisa melihatnya dengan bebas sebebas saya melihat tatto cicak di atas mata kakinya???<br />
Nantikan jawabannya di &#8220;perempuan bertatto part III&#8221;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/472/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/472/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/472/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/472/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/472/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/472/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/472/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/472/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/472/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/472/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=472&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/19/perempuan-bertatto-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/images1.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perempuan Bertatto (Part I)</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/17/perempuan-bertatto-part-i/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/17/perempuan-bertatto-part-i/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 09:23:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=467</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa hari saya absen corat-coret di lembar catatan FB maupun di blog jiwajuang.wordpress.com, hari ini saya menyempatkan diri berbagi cerita dengan kamu dan anda.
Sebenarnya saya ingin cerita tentang bomb yang meledug di JW Mariott kawasan mega kuningan yang kebetulan saya pernah foto-foto disekitar hotel itu (enggak nginep loh karena saia yakin banyak yang endak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=467&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-466" title="tatto" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/tatto.jpeg?w=137&#038;h=103" alt="tatto" width="137" height="103" />Setelah beberapa hari saya absen corat-coret di lembar catatan FB maupun di blog jiwajuang.wordpress.com, hari ini saya menyempatkan diri berbagi cerita dengan kamu dan anda.</p>
<p>Sebenarnya saya ingin cerita tentang bomb yang meledug di JW Mariott kawasan mega kuningan yang kebetulan saya pernah foto-foto disekitar hotel itu (enggak nginep loh karena saia yakin banyak yang endak percaya kalo saia bilang pernah nginep di JW Mariott atau di Ritz), tapi&#8230; Ndak ah saia ndak mau cerita tentang meledugnya hotel, saya lebih tertarik cerita tentang pertemuan saya dengan seorang perempuan bertatto</p>
<p>beberapa hari yang lalu saya berkenalan dengan seorang cewek, kalau boleh saya deskripsikan penampilan cewek itu kira-kira gini &#8220;kulitnya putih, mata bulat, hidung mancung, rambut sebahu ada pirang-pirangnya dikit, di atas mata kaki kanan ada tatto gambar cicak (tatto ini lah inspirasi saya untuk menulis catatan yang lumayan panjang), perkenalan dengan perempuan ini berawal dari antrian panjang di ATM Megatop Trade Center, sore itu sepulang makan di &#8220;nasi pecel madiun&#8221; saya menyempatkan singgah ke ATM untuk sekedar menambah isi dompet, antrian cukup panjang ada sekitar 6 atau 7 orang yang ngantri di ATM tempat saya nyimpen duit, Sebenarnya di sebelah ATM itu ada ATM lain yang bisa dipake transaksi untuk semua jenis bank (tidak termasuk Bank toyib ya..) tapi saya tetep ikutan ngantri di ATM yg banyak penggemarnya tadi, tentu saya ngantri bukan sekedar ngantri tapi ada tujuan lain di otak saya, ya itu tadi perempuan bertatto. Beberapa menit kemudian giliran perempuan ini masuk ke ATM, sementara dia bertransaksi dengan Automatic Teller Machine, saya sibuk cari cara bagaimana bisa berkenalan atau sekedar minta nomor hp, belum sempat saya dapat cara eeeh.. perempuan itu sudah keluar, saya panik ! ini memang &#8216;penyakit&#8217; saya sejak jaman kuliah &#8220;saya harus dapatkan apa yang saya inginkan&#8221; saya hanya ingin berkenalan, nggak tau knapa pokoknya saya ingin kenalan. . .! Pas dia lewat didepan saya, secara spontan saya langsung tunjukan KTP saya dan bilang &#8220;maaf mba ini KTP saya, saya laki-laki baik-baik, saya cuma ingin kenalan&#8230; Oke mba???&#8221;</p>
<p>apa jawaban perempuan itu dan bagaimana kelanjutan cerita antara saya dan perempuan bertatto itu, nantikan ceritanya pada &#8220;perempuan bertatto (part II)</p>
<p>&#8230;tobe continued&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/467/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/467/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/467/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=467&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/17/perempuan-bertatto-part-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/tatto.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">tatto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terus terang ini tentang cinta yang terang terus. . .</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/15/terus-terang-ini-tentang-cinta-yang-terang-terus/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/15/terus-terang-ini-tentang-cinta-yang-terang-terus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 13:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[Tadinya malam ini saya mau tidur lebih awal ya setidaknya sebelum jam 1 atau jam 2 lah. . . Tapi ternyata sampai jam 11 malam fikiran saya masih mengawang-awang gak jelas apa yg sedang saya fikirkan kadang terlintas tentang pekerjaan, tentang kampung beserta penghuninya, tentang tuhan, tentang pantai, tentang aaaarrrggh&#8230; Tentang cinta. . ya tentang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=457&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-458" title="images" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/images.jpeg?w=137&#038;h=86" alt="images" width="137" height="86" />Tadinya malam ini saya mau tidur lebih awal ya setidaknya sebelum jam 1 atau jam 2 lah. . . Tapi ternyata sampai jam 11 malam fikiran saya masih mengawang-awang gak jelas apa yg sedang saya fikirkan kadang terlintas tentang pekerjaan, tentang kampung beserta penghuninya, tentang tuhan, tentang pantai, tentang <em>aaaarrrggh&#8230; </em>Tentang cinta. . ya tentang <strong>C I N T A </strong></p>
<p>jujur inspirasi tulisan ini saya dapatkan saat saya mengantri nasi goreng di tepian jalan raya galaksi, kebetulan penjualnya adalah sepasang suami istri yang sudah tidak muda lagi, perkiraan saya sih umurnya sekitar 60 an tahun lah . . . Saya melihat sang istri begitu setia menemani suami bekerja, sesekali si istri ini menatap wajah suaminya yang sedang sibuk menggoreng nasi, bukan sekedar menatap, saya melihat ada semacam kata-kata yang tak terungkap dari tatapan ibu tua itu. Tadinya saya berniat makan nasi goreng si bapak ini dirumah alias dibungkus, tapi setelah memperhatikan tatapan ibu tua kepada suaminya yg sedang sibuk bekerja, saya jadi urung makan nasi goreng dirumah, kali ini saya minta dimakan di tempat dengan harapan bisa sedikit ngobrol-ngobrol dengan mereka.</p>
<p>Jika anda dan saya sepakat bahwa cinta tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, maka silahkan lanjutkan membaca, namun jika tidak, ada baiknya anda menghentikan sampai disini saja, karena tulisan berikut ini hanya akan diterima oleh orang-orang yang mengakui bahwa cinta tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata. . .</p>
<p>Kembali ke penjual nasi goreng. .sambil menikmati nasi goreng, saya lontarkan satu pertanyaan ke si ibu . . .&#8221;<em>ibu cinta ya sama bapak. . .?</em>&#8221; si ibu menjawab &#8220;<em>lha iya to&#8230;</em>&#8220;, saya nanya lagi &#8220;<em>kenapa bu&#8230;?</em>&#8221; dan inilah jawaban yang sangat menginspirasi saya . . .&#8221;<em>lho. . . Cinta ya cinta, ndak ada kenapa-kenapa, pokoknya saya cinta saja</em>&#8221; saya langsung berhenti makan, nasi goreng mentok di ditenggorokan, fikiran saya langsung loncat ke mantan-mantan kekasih saya dulu, seingat saya mereka begitu fasih mengungkapkan alasan &#8220;mencintai saya&#8221; karena ini lah, itu lah, karena kamu tuh orangnya beginilah begituah&#8230;lah ..pokoknya banyak sekali alasan yg bisa dijelaskan dengan fasih. Tidak dengan ibu ini, dia mencintai bukan karena sesuatu . . . Dia tidak bisa menjawab waktu saya tanya &#8216;kenapa cinta bapak&#8217; si ibu tidak bisa menjawab saya yakin bukan karena dia ndak lulus SD tapi memang karena cinta itu tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, lalu Bagaimana dengan pasangan anda???? &#8220;kenapa mencintai anda ???&#8221; fasihkah dia menjabarkan alasannya???</p>
<p>Sekali lagi kawan. . . Cinta bukan persoalan kata-kata, cinta adalah komitmen untuk tetap bersama dalam sgala kondisi, se sarjana apapun kamu, se doktor apapun anda, se profesor apapun anda jangan coba-coba menerjemahkan cinta dg kata-kata, kecuali kamu dan anda hanya seorang perayu yg tak punya cinta.</p>
<p>Karena cinta tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, jadi cukup sampai disini saja kata-kata saya tentang cinta.</p>
<p>G.B.U</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/457/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=457&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/15/terus-terang-ini-tentang-cinta-yang-terang-terus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/images.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>nah kalo yang ini &#8220;Antara Aku, Kau dan Pak Dosen&#8221;</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/nah-kalo-yang-ini-antara-aku-kau-dan-pak-dosen/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/nah-kalo-yang-ini-antara-aku-kau-dan-pak-dosen/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 10:41:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=454</guid>
		<description><![CDATA[Seperti biasa sepulang kantor saya langsung merebahkan diri untuk sekedar refresh sambil nonton tv, buka-buka facebook, update status, dan reply coment. Selepas maghrib perut menagih janji kali ini saya ingin sedikit memanjakan lidah dengan seafood, setelah mandi ala kadarnya saya langsung hunting seafood di bilangan Jalan Yos sudarso dan pilihan jatuh ke &#8217;seafood pak hadi&#8217; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=454&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-461" title="kandang" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/kandang.jpeg?w=86&#038;h=130" alt="kandang" width="86" height="130" />Seperti biasa sepulang kantor saya langsung merebahkan diri untuk sekedar refresh sambil nonton tv, buka-buka facebook, update status, dan reply coment. Selepas maghrib perut menagih janji kali ini saya ingin sedikit memanjakan lidah dengan seafood, setelah mandi ala kadarnya saya langsung hunting seafood di bilangan Jalan Yos sudarso dan pilihan jatuh ke &#8217;seafood pak hadi&#8217; tidak jauh dari tempat duduk saya ada dua orang laki-laki umurnya sekitar 20an tahun, belakangan saya tau mereka adalah mahasiswa, salah satu dari mereka berkata pada temannya &#8220;kalau ada penerimaan PNS nanti kamu ikut nggak&#8221; teman yg duduk di depannya menjawab &#8220;kalau jadi PNS peluangnya kecil, apalagi kalau gak punya koneksi dan gak punya uang&#8221; sambil melahap makanan, laki-laki yg memulai topik pembicaraan tadi bersuara lagi &#8220;bapak ku sudah ngomong sih sama Om ku yang kerja di kantor XXX(sensored) katanya dia siap bantu&#8221; lagi-lagi teman yg didepannya menjawab &#8220;kamu sih enak punya keluarga di XXX, nah aku?&#8221; sambil pura-pura ngotak-ngatik hp saya melirik ke arah mereka, saya penasaran ingin tau apa tanggapan mahasiswa yg katanya punya Oom di kantor XXX tadi, &#8220;tenang saja, kalau kamu serius nanti ku bilang sama om ku, siapa tau dia bisa bantu kamu juga&#8221; Saya jadi senyum-senyum sendiri mendengar diskusi perencanaan masa depan dua orang mahasiswa ini, entah siapa yg salah yg jelas jaman saya masih kuliah dulu setiap kali berkumpul dengan teman-teman tidak pernah sekalipun membicarakan masalah pekerjaan yg akan dijalani pasca kuliah, apalagi sampai &#8216;mengatur strategi&#8217; masuknya, biasanya pembicaraan kami tidak pernah jauh dari trend &#8216;berfikir kekiri-kirian&#8217;, strategi demonstrasi untuk merangsek masuk ke kantor DPRD tanpa kena pentungan polisi, atau pembicaraan yg agak ringan ya seputar tempat kost yg murah. Mendengarkan diskusi dua mahnasiswa tadi Saya jadi bertanya-tanya dalam hati. . . gejala apa sebenarnya ini ? Jangan-jangan dua orang Mahasiswa yg didekat saya ini sedang mewakili ribuan mahasiswa lainnya, jika kekhawatiran saya ini benar berarti memang ada yg salah dalam sistem pendidikan di kampus.</p>
<p>Sebagai mantan mahasiswa yg sama sekali tidak memiliki prestasi akademis menonjol saya sangat merasakan adanya kejanggalan dalam dunia kampus, dulu saya sering ditegur dosen gara-gara pakai kaos oblong padahal kalau difikir-fikir apa hubungannya kaos oblong dengan mata kuliah yg saya pelajari, toh pada akhirnya justru orang-orang dengan pakaian rapi lah yg sering melakukan kebiadaban dan merugikan banyak orang, buktinya muncul istilah &#8216;white color crime&#8217; saya tidak pernah dengar ada &#8216;white oblong crime&#8217;</p>
<p>Ada semacam penindasan terstruktur dikampus yang melahirkan mental-mental kerdil, mental-mental yang selalu berfikir instan, pragmatis dan cenderung mencari yg aman-aman saja yang penting nyaman (apapun caranya) contoh penindasannya ya..seperti.. Mahasiswa yg berani melawan dosen bakal gak lulus mata kuliahnya, yg gak beli makalah bakal gak dapat nilai&#8230; Akhirnya mahasiswa tidak ubahnya seperti inlander dijaman kolonial, yg &#8216;berUANG&#8217; tunduk pada kekuasaan, yg miskin tapi penakut jadi penjilat dan khusus untuk yang &#8220;miskin tapi berani&#8221; kemungkinannya ada dua : 1). jadi pemberontak, 2). jadi MAPALA (MAhasiswa PAling LAma). Tapi tenang aja lama-lama dekan juga bosan dan akhirnya mahasiswa yg &#8220;miskin tapi berani&#8221; ini dipermudah supaya lulus dan gak balik-balik lagi ke kampus.</p>
<p>Selain adanya indikasi &#8220;penindasan&#8221; dalam proses belajar mengajar dikampus, saya juga menilai adanya pola yang tidak seimbang dalam mengfungsikan kinerja otak kanan dan otak kiri (proses belajar di kampus cenderung mengasah otak kiri) padahal dalam dunia kerja dan kehidupan sosial, fungsi otak kanan memiliki peran penting dalam menentukan pilihan dan melihat peluang. Jaman saya kuliah dulu ada satu dosen yg mewajibkan jawaban setiap soal yg menyangkut arti, terminologi dan devinisi harus sesuai dengan yang ada di makalah/catatan. Ini sangat konyol, apalagi untuk saya yg tidak suka menghafal, Menurut saya mestinya mahasiswa diberikan kebebasan untuk berekspresi dengan &#8216;bahasanya&#8217; dalam menjawab soal, tentu dengan tidak mengurangi makna/substansi jawaban yg benar.</p>
<p>Loh kok jadi ngelantur ya.. Saya kan tadi cuma mau cerita tentang seafood pak hadi yang mak nyos.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/454/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/454/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/454/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=454&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/nah-kalo-yang-ini-antara-aku-kau-dan-pak-dosen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/kandang.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">kandang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gimana Kalau judulnya &#8220;Antara Es Unyil dan Indomobil Group&#8221; (dedicated for all fresh graduate)</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/gimana-kalau-judulnya-antara-es-unyil-dan-indomobil-group-dedicated-for-all-fresh-graduate/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/gimana-kalau-judulnya-antara-es-unyil-dan-indomobil-group-dedicated-for-all-fresh-graduate/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 10:39:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini minggu 12 juli 2009, saya merasa perlu menikmati hari libur ini dengan maksimal karena di hari-hari lainnya saya harus lari kencang mengejar target Purchase Order (PO)yang diberikan perusahaan, oya.. beberapa teman bertanya ke saya menyangkut pekerjaan yg sudah saya geluti 3 tahun ini &#8220;kamu kan sarjana hukum, kenapa bekerja didunia marketing, kenapa gak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=452&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-463" title="nyil" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/nyil.jpeg?w=62&#038;h=98" alt="nyil" width="62" height="98" />Hari ini minggu 12 juli 2009, saya merasa perlu menikmati hari libur ini dengan maksimal karena di hari-hari lainnya saya harus lari kencang mengejar target Purchase Order (PO)yang diberikan perusahaan, oya.. beberapa teman bertanya ke saya menyangkut pekerjaan yg sudah saya geluti 3 tahun ini &#8220;kamu kan sarjana hukum, kenapa bekerja didunia marketing, kenapa gak jadi pengacara saja&#8221; gak jelas ekspresi dari pertanyaan teman saya ini, bertanya, mencibir atau kagum, dalam hati saya berkata &#8220;ekspressssiiinya&#8230;mannnnnaaaa&#8230;&#8221; tapi yg saya tangkap, dia memang ingin tahu, oke lah saya jelaskan pelan-pelan. Pertama saya bilang saya dibesarkan dari keluarga pebisnis ayah saya dulu ..duluuuuu banget adalah tukang jual-beli kayu log, dulu saya masih kecil jadi gak tau apakah ayah saya ini termasuk pelaku ilegal loging atau bukan yg jelas seingat saya ayah saya dulu sering bilang gini &#8216;ceng. . . Mun maneh hayang gawe di bank ulah mikir jadi pagawe bank tapi pikirkeun kumaha carana boga bank&#8217; itu dalam bahasa sunda karena memang ayah dan saya aseli urang sunda artinya gini &#8216;ceng. . . kalau kamu ingin kerja di bank jangan berfikir jadi pegawai bank, tapi berfikirlah gimana caranya punya bank&#8217;. waktu kecil saya sering disuruh berjualan es unyil (itu loh es cepe&#8217;an yg bungkusnya ada gambar unyilnya, ingat kan ?) setiap kali ada acara kawinan atau sunatan dikampung saya tidak pernah absen berjualan. Sebelum saya berangkat jualan ayah saya selalu bilang (pake bahasa indonesia aja ya biar gak usah nerjemahin lagi), Ayah bilang &#8216;kamu harus jual sampai habis, baru boleh pulang&#8217; setiap kali ayah saya mengucapkan kata-kata ini saya selalu berfikir jangan-jangan ayah saya gak sayang sama saya&#8230; Tapi oke lah saya berangkat dan yang terpenting adalah karena rasa takut saya gak boleh pulang tadi saya selalu pulang dengan termos es kosong, barang dagangan saya selalu habis terjual. Belakangan saya baru tau kalau seseorang dibebani target dan punya resiko yg besar jika tidak mencapai target maka dia akan berusaha sekuat tenaga bahkan kemampuannya menjadi jauh lebih besar dari yang diperkirakan.<br />
bukan hanya saat ada acara kawinan dan sunatan saja saya berjualan es unyil, dulu..kalau anak2 lain berangkat sekolah dikasih uang jajan kalo saya nggak, justru berangkat sekolah dikasih 1 termos es unyil untuk dijual di sekolahan, kalau ingat masa-masa masih ngumpul sama orang tua kadang saya juga bertanya-tanya sendiri kenapa saya kuliah di Fakultas Hukum??? Kenapa gak di fakultas ekonomi!!! Oh iya saya dulu memang gak mau masuk Fakultas Ekonomi karena saya fikir di fakultas itu pasti banyak pelajaran itung-itungannya, banyak matematikanya dan saya benci matematika ! Alih-alih mendingan saya ambil Fakultas Hukum, kan gak ada kali-kaliannya, eeehh..ternyata di fakultas hukum saya ketemu mata kuliah Hukum Waris yg isinya kali-kalian, bagi-bagian dan tambah-tambahan trus mendekati lulus saya juga terpaksa harus belajar bagi-bagian dan tambah-tambahan karena memang orang hukum itu harus tau cara nambah-nambahin pasal utk tersangka, dan bagi-bagi angpau dari tersangka..hahahaha&#8230;</p>
<p>Kembali ke lapppp toppp&#8230;.<br />
Sampai mana ya tadi&#8230;. ??? Oh iya iya.. Akhirnya saya masuk Fakultas Hukum, nah ternyata kalau ingin jadi praktisi, alumni fakultas ini pun harus menguasai dua hal yaitu pemasaran dan penjualan. Menurut saya, sekali lagi ini menurut saya&#8230;yang gak kuliah di fakultas ekonomi, &#8216;pemasaran&#8217; adalah upaya mendapatkan permintaan. Dan &#8216;penjualan&#8217; adalah upaya meningkatkan permintaan menjadi permintaan yang lebih besar, saya yakin seyakin yakinnya Ruhut sitompul, OC Kaligis, Hotman Paris Hutapea dan Ersa Syarif bukan pengacara terhebat di negeri ini tapi knapa mereka bisa kaya raya dan terkenal nah jawabanya ya itu tadi&#8230; Doi piawai &#8216;memasarkan diri&#8217; dilayar kaca dan menjadikan klien menjadi klien-klien, klien-klien dan klien klien klien klien&#8230;pokoknya jadi banyak klien lah&#8230;</p>
<p>Atas dasar pemikiran diatas saya bertanya ke diri saya &#8216;knapa saya gak berbisnis aja, jualan gitu lah&#8230; Toh smua pekerjaan juga gak akan lepas dari jual menjual&#8217; oh iya saya hampir lupa, ada teman saya yg protes dia bilang tidak semua pekerjaan berhubungan dengan jual-menjual, contohnya pegawai negeri, dan pegawai administrasi. Ahh saya bilang sama saja &#8216;pegawai negeri juga kalo gak bisa menjual mana bisa naik pangkat, pegawai administrasi juga gitu kalo gak bisa menjual mana bisa berkarier, eitttssss&#8230; Tapi menjual apa dulu !! Ya mungkin menjual profesionalisme ke atasannya, menjual kemampuannya ke perusahaan&#8230; Aaatauuu&#8230; Menjual harga diri.. Ah gak tau lah pokoknya pasti mereka juga jualan.</p>
<p>Terlepas dari itu semua toh ilmu hukum yg saya miliki juga kompatible dengan apapun yg saya jalani, ya setidaknya saya tau kalau begini resiko hukumnya bagaimana, kalau begitu resiko hukumnya apa, apalagi pekerjaan saya saat ini bukan menjual barang tapi menjual jasa, ya !&#8230; Jasa pembiayaan&#8230; bahasa sederhananya &#8216;tukang kredit&#8217; bayangin saja kalo saya ngasih kredit ke orang yg salah, wah berapa banyak uang perusahaan akan hilang. Anggap saja jika 1 aplikasi kredit yg saya setujui nilainya 10juta dan jika target saya sebulan 200jt taruhlah 1% saya salah kasih kredit berarti dalam satu bulan 20jt uang perusahan akan melayang, trus kalikan 3tahun masa kerja saya..waaaaaaaa&#8230;.ndak tau deh..! Bisa-bisa ngedekem di hotel prodeo Hiiiiiiiii&#8230;&#8230;.amit..amit&#8230;.jabang cewek seksi&#8230;&#8230;</p>
<p>Lebaran taun kemaren waktu saya pulang kampung, saya bilang ke ayah saya..&#8221;maafin anakmu bah..aku belum bisa bikin perusahaan pembiayaan sendiri&#8221; ayah saya bilang &#8220;gak apa-apa yang penting kamu gak jualan es unyil&#8221; hufffff&#8230; Walaupun sekedar selorohan ayah dan anak tapi jujur saya bangga dengan ayah saya yg telah banyak memberi pelajaran hidup, ayah saya yg tidak pernah memaksa saya untuk jadi pegawai negeri sipil, untuk jadi hakim, jadi jaksa, atau jadi pengacara&#8230; Thanks dad&#8230;</p>
<p>Udah ah.. Mau menikmati hari libur dulu&#8230; Zzzzzzz&#8230;zzzzzz&#8230;.zzzzzzz&#8230;..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=452&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/gimana-kalau-judulnya-antara-es-unyil-dan-indomobil-group-dedicated-for-all-fresh-graduate/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/07/nyil.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">nyil</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mungkin yang ini judulnya &#8220;antara aku kau dan istrimu&#8221;</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/mungkin-yang-ini-judulnya-antara-aku-kau-dan-istrimu/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/mungkin-yang-ini-judulnya-antara-aku-kau-dan-istrimu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 10:37:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=450</guid>
		<description><![CDATA[Saya sadar besok harus kerja karena kurang dari 1 jam lagi saya sudah berada di hari senin (insya allah) tapi rasanya kurang pas kalau saya tidak memuntahkan pikiran yg mengganjal di otak, tadinya saya pengen ngobrol tapi karena disini tdk ada siapa2 dan daripada saya di cap &#8217;sinting&#8217; oleh tetangga mendingan saya muntahkan lewat tulisan&#8230;
Beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=450&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saya sadar besok harus kerja karena kurang dari 1 jam lagi saya sudah berada di hari senin (insya allah) tapi rasanya kurang pas kalau saya tidak memuntahkan pikiran yg mengganjal di otak, tadinya saya pengen ngobrol tapi karena disini tdk ada siapa2 dan daripada saya di cap &#8217;sinting&#8217; oleh tetangga mendingan saya muntahkan lewat tulisan&#8230;</p>
<p>Beberapa menit yg lalu saya dapat telepon dari teman SMA saya dikampung yg kebetulan dulu dia putus sekolah..ya..alasannya klise, sama seperti alasan kebanyakan orang Indonesia lainnya. . . betul sekali &#8220;gak ada biaya&#8221;, di telepon dia banyak cerita tentang kegelisahannya bahkan saya menangkap ada kekecewaan terhadap kondisinya saat ini. Awalnya saya gak tau persis apa tujuannya menelepon saya, tapi setelah dia bercerita tentang mahasiswa dari kota yg sedang KKN dikampung kami, saya jadi tau kalau dia sedang minder, gelisah dan takut menghadapi masa yg akan datang, dia takut tidak bisa survive dengan pendidikannya yg minim.</p>
<p>Mendengar curhatnya the virgin eh temen saya, saya jadi ingat beberapa nama besar seperti John Major, yang drop out SMU tapi pernah jadi perdana menteri Inggris, Amadeo Peter Giannini yang pendiri Bank of America, yang juga nggak selesai SMA, Rigoberta Menchu Tum, sebut saja &#8216;Munir&#8217;-nya Guatemala, yang pernah meraih Nobel Perdamaian 1992, saya juga jadi inget orang kayak Abraham Lincoln dan Adam Malik, terakhir dan yg paling saya inget adalah Thomas Alfa Edison &#8216;yg nemu&#8217; listrik yg juga drop out bahkan saking o&#8217;on-nya doi sering dikeluarkan dari kelas. Nah&#8230; Kembali ke teman saya yang dari kampung tadi, kalo gak salah hitung ada sekitar 5 atau 6 kali dia bilang &#8220;saya kan gak sekolah tinggi kayak kamu&#8221; dalam hati saya bilang &#8220;sumpah ! Saya dulu kuliah karena terpaksa daripada saya pulang kampung dan ketemu cewek yg nolak cinta saya yang sekarang jadi istri kamu&#8221; untungnya itu cuma dlm hati, kalau saya ucapkan wah bisa ribet&#8230; Itu khan rahasia antara saya dan istrinya&#8230;tapi rasa itu cuma ada jaman dulu&#8230;loh..duluuuuu&#8230;duluuuuu banget, mudah2an pesbuk belum masuk ke kampung saya ya&#8230;semoga&#8230;!</p>
<p>Tadinya saya kira teman saya ini sudah lupa dengan nama Thomas Alfa Edison si penemu listrik, niat saya sih mau kasih contoh org sukses gak harus sekolah tinggi, tapi pas saya tanya &#8220;kamu tau thomas alfa edison kan?&#8221; sontak dia jawab &#8220;apa judul pilemnya???&#8221; wah &#8230; Dalam hati saya bilang lagi, bener ternyata dia sudah lupa !!! Saya bilang &#8220;untuk sukses cuma perlu ketekunan, tidak perlu sekolah tinggi apalagi kalau ukuran sukses itu &#8216;uang&#8217; cukup dengan kerja keras dan piawai mengelola uang nabung nabung&#8230; niscaya kamu sukses&#8221;, gitu saya bilang&#8230;bener khan&#8230;???. Dia nanya lagi, gimana mau nabung lha wong untuk makan aja masih kurang.. Saya dengan sedikit nada tinggi menjawab&#8230;&#8221;ya berarti kamu harus kerja lebih keras lagi..!!! biar uang kamu tambah banyak dan bisa ditabung, nanti kalau tabungan kamu sudah banyak kita bicarakan lagi mau diapakan uang tabungan kamu itu&#8221; sebenarnya saya mau sarankan agar dia berinvestasi di emas batangan, mekanismenya gampang pertama kumpulin dulu uang nanti kalau sudah cukup untuk beli emas batangan dalam ukuran terkecil (10gram) baru dibelikan emas yg saya maksud itu. Tapi ahh..momentnya gak tepat, saya pun mengurungkan niat itu toh saya fikir masih ada kesempatan lain untuk membicarakannya secara offline.</p>
<p>Oya sedikit tentang emas batangan. . .<br />
Seperti biasa Ini menurut saya, sekali lagi menurut saya yang gak pernah kuliah di fakultas ekonomi, emas adalah satu-satunya yg tidak tergerus arus inflasi jadi nilai jualnya ndak bakal turun walaupun dijualnya 10 atau 20 tahun lagi, beda dengan ngumpulin duit di deposito atau dibawah kasur, lalu kenapa harus emas batangan, PERTAMA. . . Emas batangan tidak dikenakan biaya pembuatan/upah, beda dg emas yg sudah di cetak jadi kalung,cincin, anting de el el. Makanya kalau anda ibu-ibu yg sering jual emas pasti harganya turun antara Rp.5000 s/d Rp.10.000 per gram, nah itu utk ngganti upah bu..jadi jgn nyolot kalo harga kalungnya turun ya bu ya&#8230;pissss&#8230;. Yang KEDUA. . . . Investasi di emas batangan selain jauh dari riba&#8217; juga jauh dari riya&#8217; kecuali anda-anda mau ngalungin emas batangan di leher, iya kalo cuma segram dua gram, nah kalo udah sekilo. . . Wah bisa dibayangin sendiri lah gimana jadinya kalo leher digantungin emas sekilo.</p>
<p>Teman saya tadi yang dari kampung mana ya&#8230;.??? Iya deh kembali ke teman saya tadi.<br />
Yang mengganjal di fikiran saya adalah, kenapa orang masih berfikir sukses itu ditentukan oleh pendidikan yang tinggi&#8230;??? Sejauh ini saya tidak mendapatkan korelasi antara kekayaan dan pendidikan, bagi saya pribadi pendidikan hanya memberikan semacam identitas intelektual secara formal, ya gampang nya ngomong formalitas intelektualitas gitu lah, atau dalam bahasa yg lebih sederhana lagi pendidikan itu selembar ijazah&#8230; Ini menurut saya loh&#8230; Terserah menurut anda apa, plisss deh jangan terlalu melankolis dalam menterjemahkan selembar ijazah. Saya tidak menyalahkan orang-orang yang bilang ijazah itu adalah bukti kerja keras, bukti perjuangan dan sebagainya dan sebagainya&#8230; Saya pun punya kok ijazah walaupun sudah lupa dimana narohnya. Saya juga sangat menghargai ijazah sama seperti anda, setidaknya ijazah saya sudah mengantarkan saya ke Indomobil group. (khusus untuk pembaca yg karyawan Indomobil Finance: di belakang kata indomobil sengaja saya tambahin &#8216;group&#8217; karena di lembar laporan saldo dana pensiun saya tertulis &#8220;Nama dana Pensiun : Dana Pensiun Indomobil Group&#8221;) hehehe&#8230; Daripada di protes sesama karyawan.</p>
<p>kalau pendidikan di korelasikan dengan kesuksesan financial saya memang tidak setuju, tapi kalaow pendidikan di korelasikan dengan kecerdasan normatif itu saya sepakat. . . 1000% saya setuju ! Dan sekali lagi kecerdasan normatif juga tidak ada hubungannya dengan kesuksesan financial, ngemeng-ngemeng masalah kecerdasan normatif saya jadi ingat mas thomas&#8230; Maksud saya thomas alfa edison, sebagian orang menganggapnya dia menggunakan kecerdasan normatif dalam menemukan listrik, tapi bagi saya tidak, justru Al (panggilan alfa edison) menggunakan kecerdasan intuitif, mungkin tidak banyak dari kita eh anda yg tau bagaimana awal mula Al menemukan listrik, setau saya dari beberapa sumber dan literatur yg dapat dipercaya Al menemukan listrik di awali saat suatu hari dia mengerami telur, Al pikir, dierami ayam menetaslah telur. Kenapa tak menetas pula bila yang tabah dan tekun nongkrong di atasnya itu manusia? Dari situ Al belajar soal suhu, lalu listrik. Dan seterusnya sampai akhirnya bocah drop out ini mengubah dunia yang semula menertawakannya. Nah . . . Kecerdasan intuitif yg saya maksud disini adalah proses bertanya &#8216;kenapa&#8217; yg kemudian menjadi jawaban, bukan proses yg diawali dengan teori-teori, teori ini lah itu lah&#8230;sistematika ini dan itu sebagaimana ciri khas orang-orang normatif.<br />
Jadi benar kata ahli pikir Yunani, Socrates, perbaikan keadaan tidak diawali oleh solusi. Perubahan ke arah kemaslahatan bersama justru kerap dan hampir selalu dimulai oleh pertanyaan. Berawal dari pertanyan-pertanyaan Al sekarang kita bisa menikmati listrik.</p>
<p>Sekian dulu tentang telur..eh.. Maaf maksud saya tentang teman saya yang istrinya dulu nolak cinta saya yang tulus suci bersih mempesona&#8230;argghhhhh..jadi ngaco.. Udahan dulu ya&#8230; c.U</p>
<p>Oh iya. . . Satu lagi ! Kecerdasan Normatif itu ruang lingkupnya sangat sempit, makanya saya termasuk yg menolak aturan presiden itu harus sarjana, belakangan saya juga jadi tau kenapa SBY jarang pake gelar akademisnya, ya jawabannya itu tadi normatifisme yang terkandung dalam gelar akademis itu tidak ubahnya seperti Tempurung (yg ngurung katak), membatasi, terbatas dan. . . Sempit ! Sedangkan presiden bukan cuma ngurusin masalah teori-teori ekonomi, atau azas-azas hukum doang&#8230; Yang diurusin banyak brouuuwww&#8230;</p>
<p>Udah ah&#8230; C.U</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/450/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/450/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/450/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=450&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/07/14/mungkin-yang-ini-judulnya-antara-aku-kau-dan-istrimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PRULINK: BERINVESTASI SAMBIL MEMAYUNGI DIRI</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/03/05/prulink-berinvestasi-sambil-memayungi-diri/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/03/05/prulink-berinvestasi-sambil-memayungi-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 05:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Pietra Sarosa
Dikutip dari Majalah INVESTOR No. 93 Tahun IV
Haloo..
Ingin tabungan yang bisa memberikan proteksi? Produk unit link mungkin bisa jadi pilihan.
Tapi, cari tahu dulu kekurangan dan kelebihannya.
Pokoknya, tahun ini saya harus bisa nabung!&#8221; Begitu bunyi resolusi tahun baru yang dibuat Ajeng pada pergantian tahun kemarin. Tapi, sejenak dia mulai bingung,&#8221;Bagaimana cara mendisiplinkan diri supaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=445&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-448" title="images" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/03/images.jpg?w=82&#038;h=80" alt="images" width="82" height="80" />Oleh: Pietra Sarosa<br />
Dikutip dari Majalah INVESTOR No. 93 Tahun IV</p>
<p>Haloo..</p>
<p>Ingin tabungan yang bisa memberikan proteksi? Produk unit link mungkin bisa jadi pilihan.<br />
Tapi, cari tahu dulu kekurangan dan kelebihannya.</p>
<p>Pokoknya, tahun ini saya harus bisa nabung!&#8221; Begitu bunyi resolusi tahun baru yang dibuat Ajeng pada pergantian tahun kemarin. Tapi, sejenak dia mulai bingung,&#8221;Bagaimana cara mendisiplinkan diri supaya bisa nabung setiap bulan ya?&#8221; pikirnya, &#8220;Ke mana pula harus disimpan uangnya? Bukankah bunga bank sekarang sudah tidak menarik?&#8221; tanyanya dalam hati.</p>
<p>Ajeng baru membaca sebuah artikel di majalah keuangan. Dijelaskan dalam artikel itu, selain menabung, seseorang perlu melakukan proteksi untuk melindungi tujuan-tujuan keuangannya.</p>
<p>Salah satu bentuk proteksi yang dipahami Ajeng adalah asuransi.</p>
<p>&#8220;Berarti, selain menabung saya harus membeli asuransi. Padahal, sisa gaji bulanan saya tidak terlalu besar,&#8221; gumamnya.</p>
<p>Saat ini, sebetulnya orang tak perlu bingung menyimpan uang dan memproteksi diri.<br />
Industri keuangan di Indonesia sudah berkembang sedemikian pesat.<br />
Banyak produk keuangan dengan inovasi baru bermunculan, seperti yang ada di industri asuransi.</p>
<p>Untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan masyarakat akan produk investasi alternatif yang memberikan return lebih menarik dibanding produk bank, kalangan asuransi beramai-ramai meluncurkan produk unit link.<span id="more-445"></span></p>
<p>Unit Link adalah suatu produk asuransi yang tidak hanya memberikan unsur proteksi kepada nasabahnya,tetapi juga sebagian dari premi yang dibayarkan nasabah akan diinvestasikan pada produk-produk investasi di pasar uang,obligasi, maupun saham. Pendeknya, mirip seperti reksa dana, cuma ada tambahan unsur proteksi.</p>
<p>Keistimewaan produk unit link sebenarnya terletak pada unsur investasinya ketimbang unsur proteksi.</p>
<p>Kalangan asuransi memanfaatkan kelebihan ini untuk menarik minat masyarakat yang selama ini belum begitu tertarik pada asuransi konvensional yang isinya hanya proteksi.</p>
<p>Tak heran, banyak perusahaan asuransi yang berhasil menggenjot penjualannya dan menggelembungkan aset berkat produk yang relatif baru ini.</p>
<p>Salah satu perusahaan asuransi yang menawarkan unit link adalah<br />
PT Prudential Life Assurance, dengan produknya yang bernama PRU link.<br />
Prudential mulai beroperasi di Indonesia sejak 1995 dan berhasil menduduki peringkat pertama perusahaan asuransi kategori aset Rp 250 miliar-1 triliun versi Majalah Investor pada tahun 2003.</p>
<p>Prestasi ini tak lepas dari kinerja PRUlink sebagai produk andalan Prudential.</p>
<p>Sebagai produk asuransi, PRUlink menawarkan jangka waktu proteksi hingga nasabah berusia 99 tahun</p>
<p>dengan jangka waktu proteksi rider hingga usia nasabah mencapai 65 tahun.</p>
<p>Untuk mendapatkan perlindungan tersebut, nasabah hanya perlu membayar premi selama jangka waktu tertentu &#8211;misalnya 10 atau 20 tahun&#8211;, sesuai keinginan nasabah.</p>
<p>Menyadari bahwa masyarakat bisa dibilang kurang tertarik pada asuransi konvensional, Prudential bisa dibilang jeli dengan memposisikan PR Ulink sebagai tabungan,lengkap dengan feature pembayaran premi yang bisa dibayar bulanan sehingga tidak akan terasa terlalu<br />
berat bagi nasabah.</p>
<p>PRUlink mensyaratkan besaran premi minimum Rp 3,6 juta per tahun<br />
(bisa dibayar bulanan, enam bulanan, atau tahunan). Komposisinya,<br />
minimal Rp 2,5 juta untuk komponan proteksi dan Rp 1 juta untuk komponen investasi.<br />
Bicara masalah unit link yang notabene adalah produk investasi tentu harus membicarakan mengenai siapa manajer investasi yang mengelola dana tersebut. Dana masyarakat yang terkumpul dalam PRUlink<br />
dikelola oleh Prudential Asset Managers (PAM).</p>
<p>Manajer investasi ini tidak hanya mengelola dana milik Prudential Life Assurance,tapi juga beberapa perusahaan lain yang cukup besar seperti Standard Chartered Bank,Beyond Petroleum, dan Shell. Hasilnya pun tidak mengecewakan karena PRUlink terbukti bisa memberikan return yang cukup menarik (data terakhir untuk September 2003, return yang dihasilkan Rupiah Managed Fund PR Ulin k mencapai kisaran 20 persen). Tak mengherankan jika PRUlink bisa menjadi market leader dalam industri unit link di Indonesia. Dalam mengelola PR Ulin k,</p>
<p>PAM memberikan beberapa alternatif fund seperti Rupiah Managed Fund, Equity Fund, Fixed Income Fund,Cash Fund, dan USD Managed Fund. Menariknya, nasabah mempunyai fleksibilitas untuk menentukan sendiri fund pilihannya dan dimungkinkan untuk mengubah pilihan atau komposisi fund-nya jika memang dikehendaki.</p>
<p>Jika Anda tertarik untuk menjadi nasabah PR Ulin k , maka Anda cukup datang ke kantor-kantor perwakilan Prudential dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir yang disediakan. Saat ini Prudential juga<br />
telah bekerja sama dengan Bank Permata dan Standard Chartered Bank dalam pemasarannya.</p>
<p>Anda bisa datang ke bank-bank tersebut yang menyediakan counter Prudential.</p>
<p>Alternatif lain, Anda bisa menelepon bagian marketing untuk mengirimkan seorang FSC/agent untuk datang ke kediaman Anda dan menjelaskan serta memproses segala sesuatu berkaitan dengan keinginan Anda menjadi nasabah PR Ulin k. Jika Anda telah menjadi nasabah PR Ulin k, maka laporan kinerja PRUlink Anda akan dapat dilihat pada laporan berkala ( 3, 6, atau 12 bulanan) yang dikirim oleh pihak Prudential atau</p>
<p>Anda bisa juga melihat harga unit Anda di Harian Bisnis Indonesia.</p>
<p><strong>Kelebihan<br />
</strong><br />
Dari segi proteksi, PR Ulin k cukup unggul dalam cakupan jangka waktu pertanggungan hingga</p>
<p>usia nasabah 99 tahun dibanding salah satu produk sejenis yang hanya memberikan pertanggungan</p>
<p>hingga akhir masa pembayaran premi. Demikian juga jika terjadi risiko yang di cover oleh rider yang ada,</p>
<p>maka nasabah PR Ulin k bisa menghentikan pembayaran premi, dan Prudential yang akan membayarkan premi tersebut hingga waktu yang ditentukan.</p>
<p>Beberapa survei yang kami lakukan menunjukkan ada perusahaan yang hanya membebaskan nasabah</p>
<p>untuk tidak membayar premi, tetapi perusahaan asuransi tidak melanjutkan pembayaran premi tersebut.</p>
<p>Keunggulan lainnya adalah feature pembayaran premi bulanan sehingga membuat PR Ulin k</p>
<p>layaknya tabungan. Selain itu, kredibilitas PAM sebagai manajer investasi internasional serta bukti</p>
<p>kinerja nya yang terlihat dari return yang dihasilkan PR Ulin k merupakan salah satu kelebihan juga,</p>
<p>apalagi dengan fleksibilitas pilihan fund yang diberikan kepada nasabah.</p>
<p><strong>Kekurangan</strong></p>
<p>Seperti layaknya unit link lain, pembayaran premi PR Ulin k akan dibagi ke dalam komponen proteksi dan</p>
<p>investasi di mana semakin bertambah usia polis, maka semakin besar komponen investasinya.</p>
<p>Pada PR Ulin k, pembayaran premi nasabah baru akan ditanamkan seluruhnya untuk investasi mulai</p>
<p>pada tahun ke enam. Hal ini membuat PR Ulin k kurang tepat bagi mereka yang ingin berinvestasi jangka</p>
<p>pendek dan hanya bisa digunakan bagi mereka yang benar-benar mempunyai uang &#8216;nganggur&#8217; dalam jangka</p>
<p>waktu yang cukup panjang. Selain itu total minimum premi Prudential jika disetahunkan sedikit masih lebih</p>
<p>tinggi dari beberapa pesaingnya.</p>
<p>Kelemahan lainnya adalah masih dirasa kurangnya jangkauan kantor-kantor cabang Prudential yang masih</p>
<p>terbatas di kota-kota besar di Indonesia karena jika hanya perwakilan pemasaran yang bertambah dengan</p>
<p>adanya kerjsama dengan bank maka masih kurang memadai karena biasanya perwakilan pemasaran tidak</p>
<p>menangani masalah klaim dan sebagainya.</p>
<p>Kesimpulan</p>
<p>Sebagai produk, unit link yang mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan. Karena itu, PR Ulin k</p>
<p>bisa menjadi alternatif bagi investor jangka panjang yang menginginkan perlindungan asuransi sekaligus</p>
<p>return investasi yang menarik. Lebih dari itu, PR Ulin k juga bisa digunakan sebagai sarana mendisiplinkan</p>
<p>diri bagi mereka yang ingin menabung. Dengan menabung di PR Ulin k otomatis kita akan &#8216;dipaksa&#8217;</p>
<p>menyisihkan dana setiap bulan dalam bentuk pembayaran premi.</p>
<p>Kelebihan PRULink</p>
<p>Jika terjadi risiko yang di-cover oleh rider yang ada pada polis, maka nasabah bisa menghentikan</p>
<p>pembayaran premi dan Prudential yang akan membayarkan hingga waktu yang telah ditentukan.?</p>
<p>Pembayaran premi bisa dicicil bulanan?</p>
<p>Jangka waktu proteksi hingga usia 99 tahun</p>
<p>Dikelola oleh manajer investasi yang cukup kredibel dan memberikan return yang cukup menarik.</p>
<p>Fleksibilitas nasabah dalam mengganti jenis investasinya</p>
<p>Kerjasama pemasaran dengan Standard Chartered Bank dan Bank Permata</p>
<p>PRULink Cocok Untuk</p>
<p>Mereka yang ingin mendapatkan hasil investasi yang menarik dan perlindungan asuransi sekaligus.</p>
<p>Mereka yang ingin lebih disiplin menabung</p>
<p>Mereka yang ingin me nana mkan investasinya dalam jangka panjang.</p>
<p>Untuk informasi mengenai PRUlink lebih lanjut silakan hubungi</p>
<p>Financial Service Consultant PRUDENTIAL di :</p>
<p>0811 520 5266 (Trasmianto,SH)</p>
<p>Disclaimer :</p>
<p>Tulisan ini hanyalah informasi dan ulasan belaka. Bukan merupakan advertorial maupun<br />
anjuran untuk membeli ataupun tidak membeli produk.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/445/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=445&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/03/05/prulink-berinvestasi-sambil-memayungi-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/03/images.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JANGAN ADA PERMAIANAN UANG DI PEMILIHAN REKTOR UNPAR. Oleh : Sigit Wido ( mantan presiden BEM Unpar )</title>
		<link>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/03/03/jangan-ada-permaianan-uang-di-pemilihan-rektor-unpar-oleh-sigit-wido-mantan-presiden-bem-unpar/</link>
		<comments>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/03/03/jangan-ada-permaianan-uang-di-pemilihan-rektor-unpar-oleh-sigit-wido-mantan-presiden-bem-unpar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 07:32:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Trasmianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwajuang.wordpress.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah hal yang wajar jika banyak masyarakat Kalimantan tengah saat ini berharap besar akan kemajuan universitas palangka raya. Tak bisa di pungkiri bahwa unpar adalah salah satu asset daerah sekaligus symbol bagi dunia pendidikan di provinsi ini. Sebagai perguruan tinggi negeri satu satunya, sudah ribuah sarjana di cetak oleh unpar. Bagi sebagaian besar masyarakat, nama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=442&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft size-full wp-image-440" title="sgt" src="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/03/sgt.jpeg?w=117&#038;h=150" alt="sgt" width="117" height="150" />Sebuah hal yang wajar jika banyak masyarakat Kalimantan tengah saat ini berharap besar akan kemajuan universitas palangka raya. Tak bisa di pungkiri bahwa unpar adalah salah satu asset daerah sekaligus symbol bagi dunia pendidikan di provinsi ini. Sebagai perguruan tinggi negeri satu satunya, sudah ribuah sarjana di cetak oleh unpar. Bagi sebagaian besar masyarakat, nama besar unpar sudah cukup dikenal dan dipercaya, terbukti dalam setiap penerimaan mahasiswa baru, ribuan pelamar selalu bersaing untuk bisa masuk menjadi mahasiswa unpar. Namun bagi masyarakat golongan menengah keatas, unpar tampaknya masih sebatas di kenal dan belum dipercaya, sebab banyak anak anak dari golongan keluarga mampu justru memilih kuliah di jawa dari pada di Unpar. Itulah salah satu yang menjadi tantangan bagi unpar untuk secepatnya berbenah.               Momentum pemilihan rektor yang akan di gelar akhir januari nanti  tampaknya harus menjadi titik balik bagi kemajuan unpar. Saatnya unpar memilih seorang pemimpin yang benar benar berkualitas, seorang pemimpin yang mempunyai visi yang jelas dan terukur agar bisa membawa unpar kearah yang lebih baik dan seorang pemimpin yang mampu mensejajarkan unpar dengan perguruan tinggi elit yang ada di Indonesia. Dari segi SDM, unpar saat ini telah mempunyai puluhan professor dari berbagai bidang, puluhan doctor dan puluhan master yang ahli dalam bidangnya masing masing. Sehingga tidak ada alasan lagi yang membuat unpar tidak berkualitas.<span id="more-442"></span> Selain pintar, Menjadi seorang rektor tidaklah mudah, diperlukan pemikiran yang cerdas dalam membaca peluang, diperlukan berbagai terobosan yang jitu dan loby yang kuat untuk memajukan unpar. Harapan akan terpilih rector yang berkualitas tersebut saat ini tertumpu dan tergantung dari kejernihan hati para anggota senat universitas yang berjumlah 33 orang. Pertanyaannya sekarang, mampukan ke tiga puluh tiga anggota senat tersebut mewakili keinginan seluiruh masyarakat kalteng dan masyarakat kampus unpar untuk memilih rector yang di harapkan? bukan rahasia lagi bahwa 33 suara dari 33 anggota senat saat ini telah menjadi incaran bagi calon rector yang rakus akan jabatan, semoga saja para anggota senat nantinya juga tidak tergoda dan silau dengan uang dan tetap memegang teguh amanat yang mereka emban demi kemajuan unpar kedepan.    Sangat disayangkan sebenarnya, di alam demokarasi yang serba transparan saat ini system pemilihan rector masih menganut cara kuno,  seharusnya rector dapat dipilih secara langsung dan tidak melalui perwakilan angota senat. Tidakkah malu dengan kepala desa yang sudah sejak lama dipilih secara langsung ? meskipun rector bukan sebuah jabatan public tapi setidaknya kampus adalah barometer dari demokrasi yang digulirkan pasca reformasi lalu, yang seyogyanya juga mengedapankan objektifitas dan transparansi dalam setiap proses pengambilan sebuah kebijakan dan suksesi kepemimpinan. Namun apalah daya, di negeri ini tidak ada aturan  yang mengatur soal mekanisme pemilihan rector secara langsung, tampaknya aturan yang ada saat ini telah dianggap ideal dan sepertinya  sengaja dipertahankan meski mengingkari system demokrasi.     Karena system pemilihan rector secara langsung saat ini tidak bisa diterapkan, yang menjadi focus untuk diperhatian adalah proses pencalonan sampai proses pemungutan suara, artinya seluruh proses tersebut harus dilakukan secara terbuka kepada public khusunya masyarakat kampus unpar, penyampaian visi misi calon harus dilakukan secara terbuka selain itu panitia juga perlu menggelar debat atau bedah para calon rector secara terbuka, ini penting untuk mengetahui kualitas calon agar public dapat menilai secara objektif. Yang lebih penting lagi adalah proses pemungutan suara juga harus terbuka dan dapat disaksikan oleh seluruh warga kampus, baik mahasiswa maupun dosen. Sebab selama ini proses pemungutan suara terkesan seperti tertutup dan seolah olah tidak boleh orang lain menyaksikan selain 33 orang anggota senat yang mempunyai hak suara. Kedepan system seperti ini harus di rubah, biarkan warga kampus menyaksikan secara langsung prosesi pemungutan suara toh mereka hanya punya hak untuk mendengarkan dan tidak mempunyai hak bicara dan suara, Jadi kenapa mesti harus di takutkan. Selain warga kampus panitia juga harus memberikan kesempatan kepada seluruh wartawan untuk mengekspos proses pemilihan, jangan ada pembatasan terhadap para wartawan, ini penting sebagai control agar seluruh masyarakat dapat mengetahui tentang perkembangan proses pemilihan rector unpar meski hanya melalui media massa.    Melalui BEM, mahasiswa juga harus dapat lebih berperan dalam hal pengawasan, jangan sampai ada indikasi jual beli suara dalam pemungutan suara nanti. Tulisan ini hanyalah sebuah harapan dan keinginan agar kelak unpar dapat menjadi universitas kebanggaan dan membanggakan bagi seluruh masyarakat di bumi tambun bungai.  Semoga….!!!</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwajuang.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwajuang.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwajuang.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwajuang.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwajuang.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwajuang.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwajuang.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwajuang.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwajuang.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwajuang.wordpress.com/442/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwajuang.wordpress.com&blog=5926476&post=442&subd=jiwajuang&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwajuang.wordpress.com/2009/03/03/jangan-ada-permaianan-uang-di-pemilihan-rektor-unpar-oleh-sigit-wido-mantan-presiden-bem-unpar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee5aa4afaf38395ca159f6b4970a2d85?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Trasmianto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiwajuang.files.wordpress.com/2009/03/sgt.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">sgt</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>