Terus terang ini tentang cinta yang terang terus. . .

Posted on 15 Juli 2009. Filed under: Opini Bebas | Tag:, , , , , |

Tadinya malam ini saya mau tidur lebih awal ya setidaknya sebelum jam 1 atau jam 2 lah. . . Tapi ternyata sampai jam 11 malam fikiran saya masih mengawang-awang gak jelas apa yg sedang saya fikirkan kadang terlintas tentang pekerjaan, tentang kampung beserta penghuninya, tentang tuhan, tentang pantai, tentang aaaarrrggh… Tentang cinta. . ya tentang C I N T A

jujur inspirasi tulisan ini saya dapatkan saat saya mengantri nasi goreng di tepian jalan raya galaksi, kebetulan penjualnya adalah sepasang suami istri yang sudah tidak muda lagi, perkiraan saya sih umurnya sekitar 60 an tahun lah . . . Saya melihat sang istri begitu setia menemani suami bekerja, sesekali si istri ini menatap wajah suaminya yang sedang sibuk menggoreng nasi, bukan sekedar menatap, saya melihat ada semacam kata-kata yang tak terungkap dari tatapan ibu tua itu. Tadinya saya berniat makan nasi goreng si bapak ini dirumah alias dibungkus, tapi setelah memperhatikan tatapan ibu tua kepada suaminya yg sedang sibuk bekerja, saya jadi urung makan nasi goreng dirumah, kali ini saya minta dimakan di tempat dengan harapan bisa sedikit ngobrol-ngobrol dengan mereka.

Jika anda dan saya sepakat bahwa cinta tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, maka silahkan lanjutkan membaca, namun jika tidak, ada baiknya anda menghentikan sampai disini saja, karena tulisan berikut ini hanya akan diterima oleh orang-orang yang mengakui bahwa cinta tidak bisa di jelaskan dengan kata-kata. . .

Kembali ke penjual nasi goreng. .sambil menikmati nasi goreng, saya lontarkan satu pertanyaan ke si ibu . . .”ibu cinta ya sama bapak. . .?” si ibu menjawab “lha iya to…“, saya nanya lagi “kenapa bu…?” dan inilah jawaban yang sangat menginspirasi saya . . .”lho. . . Cinta ya cinta, ndak ada kenapa-kenapa, pokoknya saya cinta saja” saya langsung berhenti makan, nasi goreng mentok di ditenggorokan, fikiran saya langsung loncat ke mantan-mantan kekasih saya dulu, seingat saya mereka begitu fasih mengungkapkan alasan “mencintai saya” karena ini lah, itu lah, karena kamu tuh orangnya beginilah begituah…lah ..pokoknya banyak sekali alasan yg bisa dijelaskan dengan fasih. Tidak dengan ibu ini, dia mencintai bukan karena sesuatu . . . Dia tidak bisa menjawab waktu saya tanya ‘kenapa cinta bapak’ si ibu tidak bisa menjawab saya yakin bukan karena dia ndak lulus SD tapi memang karena cinta itu tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, lalu Bagaimana dengan pasangan anda???? “kenapa mencintai anda ???” fasihkah dia menjabarkan alasannya???

Sekali lagi kawan. . . Cinta bukan persoalan kata-kata, cinta adalah komitmen untuk tetap bersama dalam sgala kondisi, se sarjana apapun kamu, se doktor apapun anda, se profesor apapun anda jangan coba-coba menerjemahkan cinta dg kata-kata, kecuali kamu dan anda hanya seorang perayu yg tak punya cinta.

Karena cinta tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, jadi cukup sampai disini saja kata-kata saya tentang cinta.

G.B.U

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: